Cara Menjadi Wibawa di Mata Wanita

      Komentar Dinonaktifkan pada Cara Menjadi Wibawa di Mata Wanita

Jika Anda saat ini masih suka berkorban demi wanita hanya untuk mendapatkan cintanya, maka Anda keliru.

Sebab, seharusnya jika Anda mau menjadi pria sejati, Andalah yang seharusnya dikejar wanita, bukan Anda yang mengejar wanita.

Jika Anda mengejar wanita, itu artinya Anda tidak punya wibawa. Dan jika Anda selalu berkorban demi wanita karena cinta, Anda tidak akan mendapatkan kebahagiaan yang sejati

Sebab, bisa jadi Anda akan diinjak-injak harga diri Anda jika memang begitu. Karena di mata wanita, Anda pria lemah.

Jika Anda tidak ingin diinjak-injak wanita, Anda perlu yang namanya memiliki wibawa di mata wanita.

Lantas, bagaimanakah caranya menjadi wibawa? Caranya adalah dengan Anda berani untuk tidak selalu berkorban hanya demi cinta wanita yang Anda suka

Jangan selalu investasi emosi padanya, harusnya dialah yang investasi emosi ke Anda.

Artinya, buatlah dia penasaran dengan diri Anda. Sebagai contoh, bersikaplah cuek padanya. Karena, ketika Anda cuek, dia malah bisa mendekat.

Wanita sudah cukup sering dikejar-kejar pria. Ketika Anda tidak mengejarnya, dia akan heran, dan Anda terlihat beda dengan para pria yang lain.

Anda tetap bisa komunikasi, jalan bareng, atau kencan, tapi Anda tidak terkesan mengejarnya.

Lalu, jika Anda ingin jalan bareng, tentukan tempatnya, dan jadilah pemimpin ketika Anda ajak jalan.

Jangan bertanya pada wanita yang Anda suka tentang tempat yang ingin Anda jadikan kencan. Namun, pilihlah sesuai kesukaan Anda dan sekiranya yang wanita Anda sukai juga senang.

Beranilah untuk memutuskan sesuatu ketika Anda dihadapkan pada suatu pilihan. Misalnya, jika Anda sedang kencan, saat Anda makan, wanita Anda suka makan sushi, tapi Anda tidak suka, maka beranikan diri untuk mengatakan tidak suka.

Sebab, kebanyakan pria mereka malah menuruti wanita, merasa harus sama yang disukai oleh wanita.

Lantas, yang terjadi apa? Pria tidak punya pendirian. Merasa tidak enakan pada wanita sehingga mudah “dimanfaatkan” oleh wanita.

Nah, mulai sekarang, jadilah pria yang berwibawa, menjadi pria idaman yang bisa memimpin wanita, bukan yang dipimpin wanita.

Karena pada dasarnya wanita itu tidak bisa dan tidak mampu untuk dipimpin.